Yang Bikin Dilema Pengendara Motor Saat Musim Hujan


Welcome to Musim Ujan!!

Quote:Setelah didera kemarau berkepanjangan (kemarau di dompet juga termasuk) akhirnya kita kembali dipertemukan dengan musim hujan yang dingin-dingin basah (tapi di dompet tetap kemarau). Kita bersyukur dengan adanya musim penghujan ini bencana kabut asap mulai mereda dan kita dijauhkan dari bencana kekeringan

Tapi ya tapi . . . Musim ujan tetap punya ceritanya sendiri, terutama buat pengendara-pengendara motor yang setrongnya kebangetan menembus derasnya hujan dengan semangat yang membara
Nah izinkan ane mewakili para pengendara-pengendara penakluk jalanan untuk berbagi rasa (eh cerita) tentang hal-hal dilematis yang ditemui saat musim ujan . . .


Quote:1. Kecipratan!!



Asli deh ini tuh dilematis abis, genangan air tak dapat dihindari, namun sialnya saat kita berhadapan dengan pengendara yang (mungkin) kurang peka saat melewati kenangan eh genangan yang dimana mereka main seluncur bae menciptakan cipratan indah yang sukses mengotori pakaian kita.


Quote:2. Rawan Sakit



Dalam kondisi lapar gak kebagian jatah makan siang agan menembus gelapnya jalanan malam dengan guyuran hujan nan lebat disertai deru angin yang menjadi-jadi. Gimana gak sakit, gan?
Banyak kita-kita pengendara motor yang nekat menaklukkan hujan dengan kondisi badan yang mungkin capek atau kurang baik, mengakibatkan mudahnya tubuh kita diserang penyakit.... Karena itu.....Tetep jaga kesehatan kita!


Quote:3. Ngiiik . . . Ngiiikk . . .



Ane gaktau dah, pokoknya persentase bunyi ngiiiik saat ngerem itu meningkat pesat di musim hujan (termasuk motor
ane). Tiap ketemu tanjakan ada aja motor yang bunyinya ngiiikkkk ketemu perempatan ada ngiiikkk lagi ketemu mantan malah ngiksngiksngiks (nangis) *eh

Buruan dah ganti kampas rem-nya gan!


Quote:4. Cuci Lagi, Cuci Lagi



Paginya motor agan mungkin masih kinclong...... Tapi lihatlah saat senja mulai meyapa, motor kinclong agan mungkin sudah bermetamorfosa menjadi sebuah motor yang tidak agan kenali lagi, imbas diajak jalan-jalan melalui kenangan eh genangan, lumpur-lumpur dan macam-macam lah ya. Pokoknya intinya agan kudu banyak cuci-cuci motor agan. Yakali kalo agan males nyucinya si doi mau dibonceng gak tuh?


Quote:5. Jalanan Licin dan Penuh Genangan



Tak dapat dipungkiri, tak dapat dihindari, jalanan yang terus terpapar rintik hujan akan menjadi licin, selicin jidat agan *eh. Kemudian saat agan berhasil menaklukkan jalanan licin, agan dihadapkan dengan kenangan eh genangan yang mana kita tidak mengetahui kedalaman kenangan eh genangan tersebut. Kemampuan agan sebagai pengendara motor setrong benar-benar diuji. Pokoknya jalanan jadi rawan banget lah gan. Ngebut sangat tidak disarankan! (Tapi kalo ngebut tugas kuliah boleh kok)


Quote:6. Lupa Bawa Jas Ujan!!



Inimah super duper dilema. Gak usah dijelasin lah, solusinya antara nekat tembus ujan, atau diam termenung menatap rintik hujan beratapkan asbes emperan toko di pinggir jalan.


Quote:Dah gitu aja dari ane, bila ada salah kata kesamaan ide mohon dimaafkan, karena ane hanya seorang mahasiswa biasa yang sedang dikepung tugas Semoga kita semua selalu diberi keselamatan di jalan dan dimanapun kita berada Oke tetap semangat dan terima aksih sudah mampir! 
source

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment